Kolaborasi Global untuk Pembangunan Berkelanjutan, FEB Unram Sukses Dukung Joint Conference ICORE–ICSEMA 2026

By Published On: 17 Juli, 2026

Mataram, 15 Juli 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram (FEB Unram) turut berkontribusi dalam penyelenggaraan Joint Conference The 8th International Conference on Rural Development and Entrepreneurship (ICORE) dan The 2nd International Conference on Sustainable Economics Management and Accounting (ICSEMA) 2026 yang berlangsung pada Rabu (15/7). Universitas Mataram bertindak sebagai host kegiatan bekerja sama dengan Universitas Jenderal Soedirman, serta didukung oleh sejumlah perguruan tinggi internasional dan nasional sebagai co-host, yaitu Universiti Utara Malaysia, Hebei University, Universitas Pelita Bangsa, Universitas Bhayangkara, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sains Al-Qur’an, Universitas Siliwangi, dan Universitas Paramadina.

Konferensi internasional yang diselenggarakan di Grand Ballroom Hotel Aruna Senggigi ini menghadirkan akademisi, praktisi, peneliti, serta pemangku kepentingan dari berbagai negara untuk mendiskusikan isu-isu strategis mengenai pembangunan pedesaan, kewirausahaan, ekonomi berkelanjutan, manajemen, dan akuntansi.

Kegiatan diawali dengan plenary session yang menghadirkan para keynote dan invited speakers, di antaranya Assoc. Prof. Dr. Roslina Kamaruddin dari Universiti Utara Malaysia, Prof. Wang Penggang dari Hebei University, Sondang Marsinta U. Panggabean dari Bank Indonesia, Dr. Ratno Purnomo, M.Si. dari Universitas Jenderal Soedirman, serta Prof. Dr. Bülent Eşiyok dari Istanbul Gelisim University, Türkiye.

WR IV Unram Saat memberi sambutan

Rangkaian pembukaan diawali dengan sambutan dari empat universitas mitra, yaitu Hebei University, Universiti Utara Malaysia, Universitas Jenderal Soedirman, dan Universitas Mataram. Universitas Mataram diwakili oleh Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi, Dr. Siti Latifah, S.Hut., M.Sc., yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi internasional sebagai upaya memperkuat kualitas pendidikan tinggi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan global. Pembukaan konferensi secara resmi ditandai dengan prosesi pemukulan gong oleh para pimpinan universitas mitra.

Setelah sesi pleno, kegiatan dilanjutkan dengan parallel session yang menjadi wadah bagi para peneliti untuk mempresentasikan hasil riset pada berbagai bidang keilmuan. Selain itu, konferensi juga dirangkaikan dengan kegiatan International Community Service sebagai implementasi nyata kolaborasi akademik yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

Dalam kegiatan International Community Service tersebut, beberapa program studi di lingkungan FEB Unram turut berpartisipasi melalui berbagai program pengabdian masyarakat. Program Studi Magister Ilmu Ekonomi mengangkat tema “Sustainable Economic Development: Empowering Coastal Communities through Eco-Entrepreneurship”, yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat pesisir melalui pengembangan kewirausahaan berbasis ekologi. Program Studi D-III Akuntansi melaksanakan pengabdian bertema “Strengthening MSME Capacity Building for an Inclusive, Competitive, and Sustainable Local Economy”, sementara Program Studi D-III Perpajakan mengusung tema “SMEs Tax Literacy and Financial Digitalization” yang menitikberatkan pada peningkatan literasi perpajakan dan transformasi digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

Sebagai salah satu penyelenggara, FEB Unram memberikan kontribusi aktif dalam berbagai aspek pelaksanaan konferensi. Keterlibatan tersebut meliputi dukungan pengelolaan kegiatan, partisipasi dosen sebagai master of ceremony (MC) dan moderator pada berbagai sesi ilmiah, serta keterlibatan mahasiswa sebagai liaison officer (LO) yang mendampingi peserta internasional. Mahasiswa FEB Unram juga turut memperkenalkan kekayaan budaya Nusa Tenggara Barat melalui penampilan seni tradisional Peresean dan Tari Gandrung, yang menjadi bagian dari rangkaian penyambutan tamu dan memperkaya nuansa konferensi internasional.

Pada kesempatan yang sama, FEB Unram juga memperkuat jejaring kerja sama internasional melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dengan Universiti Utara Malaysia (UUM), Hebei University, dan Universitas Jenderal Soedirman. Penandatanganan kerja sama ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta berbagai program akademik lainnya.

Melalui keterlibatan aktif dalam penyelenggaraan Joint Conference ICORE–ICSEMA 2026, FEB Unram kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat internasionalisasi perguruan tinggi, memperluas jejaring kerja sama global, serta mendorong lahirnya inovasi dan kolaborasi yang memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi dan masyarakat yang berkelanjutan.


Fotografer: Ahmad Hufaezi
Editor: Chandra Priyadi

Postingan Terkait