FEB Unram dan DSAPBN Kemenkeu RI Gelar Kuliah Umum Bahas Skenario Fiskal Nasional

By Published On: 28 April, 2026

Mataram, 28 April 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram (FEB Unram) bekerja sama dengan Direktorat Strategi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (DSAPBN) Kementerian Keuangan Republik Indonesia menyelenggarakan kuliah umum bertema “Skenario Fiskal” yang berlangsung di Aula Gedung E FEB Unram pada Selasa (28/4).

Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan mahasiswa, dosen, jajaran dekanat FEB Unram, serta para praktisi dan analis fiskal dari DSAPBN Kementerian Keuangan RI. Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan oleh Wakil Dekan Bidang Akademik FEB Unram, Prof. Embun Suryani, S.E., M.Si., Ph.D., penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), sesi kuliah umum, hingga forum fiskal.

Dalam sambutannya, Prof. Embun Suryani menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai kebijakan fiskal pemerintah di tengah dinamika ekonomi nasional maupun global.

“Kuliah umum ini bertujuan agar para mahasiswa mengetahui tentang kebijakan dan skenario fiskal yang dibuat oleh pemerintah, agar lebih kritis dalam menghadapi situasi ekonomi sekarang ini,” ujarnya.

Sesi utama kuliah umum menghadirkan Dewi Puspita, Analis Madya Direktorat Strategi APBN, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Dewi menjelaskan berbagai strategi kebijakan fiskal pemerintah dalam menjaga pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat melalui APBN yang sehat dan berkelanjutan.

Materi yang disampaikan mencakup peran APBN sebagai instrumen stabilisasi ekonomi, fungsi distribusi dan alokasi fiskal, kondisi ekonomi dan fiskal Indonesia tahun 2025–2026, hingga arah kebijakan APBN 2026 yang difokuskan pada penguatan ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan, investasi, dan pembangunan desa.

Selain itu, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai kondisi ekonomi nasional yang dinilai tetap stabil dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,11 persen sepanjang 2025 serta berbagai strategi pemerintah dalam menjaga disiplin fiskal dan stabilitas ekonomi nasional.

Setelah sesi kuliah umum, kegiatan dilanjutkan dengan forum fiskal yang dibagi ke dalam tiga kelas diskusi, terdiri atas dua kelas untuk mahasiswa dan satu kelas khusus dosen. Dalam forum tersebut, para praktisi dan analis dari DSAPBN memberikan pembahasan lebih mendalam terkait skenario fiskal, kebijakan APBN, serta tantangan ekonomi yang dihadapi Indonesia.

Melalui kegiatan ini, FEB Unram berharap mahasiswa dan dosen dapat memperoleh wawasan yang lebih komprehensif mengenai kebijakan fiskal nasional, sekaligus meningkatkan kemampuan berpikir kritis dalam memahami dinamika ekonomi dan peran APBN dalam pembangunan nasional.

Postingan Terkait